Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Syamsuddin Haris memprediksikan partai yang potensial berbicara di Pemilu 2009 adalah PMB. Sekalipun diprediksi tidak sefenomenal PKNU, PMB akan mampu bersaing.
“Basis massa PMB jelas, yakni anak muda Muhammadiyah. PMB lebih bisa berbicara pada Pemilu 2009 daripada beberapa partai yang basisnya massanya tidak jelas,”katanya. Selain empat partai tersebut, memang diprediksi akan banyak parpol yang akan menjadi peserta Pemilu 2009. Pemicunya, aturan pegalihan UU Pemda yang meloloskan 16 parpol bisa langsung ikut Pemilu 2009.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta Partai Matahari Bangsa (PMB) tetap percaya diri menghadapi Pemilu 2009. Meski dirinya tidak memberi dukungan politik secara verbal, Din optimistis warga Muhammadiyah mengarahkan pilihannya dengan tepat.
“Saya minta tolong semuanya ikhlas. Warga Muhammadiyah itu cerdas. Kalau hampir semua pengurus dan caleg PMB dari Muhammadiyah, pastilah banyak yang memilih partai, ini. Buat apa lagi milih yang lain,” katanya. Din juga kembali menegaskan bahwa Muhammadiyah secara institusi tidak memiliki hubungan struktural atau hierarkis dengan partai mana pun. Paling maksimal, imbuh Din, dirinya hanya bisa memberikan dukungan moril.
“Tapi dukungan moril itu sebenarnya lebih tinggi daripada dukungan politik. Buktinya, baru sekarang saya membuka rakornas partai,” ujamya lantas tertawa.
Sedangkan Ketua Umum PMB, Imam Addaruqutni, menegaskan, PMB akan menjadi partai alternatif dan amal usaha Muhammadiyah. Apalagi, sejak pendirian Muhammadiyah pada tahun 1912, perserikatan ini menerapkan politik tingkat tinggi.
Namun, saat ini peran Muhammadiyah di perpolitikan Indonesia belum terlihat. Sebaliknya, justru banyak kepentingan Muhammadiyah yang tidak terakomodasi dengan baik, karena minimnya hingga ketiadaan kader-kader Muhammadiyah menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun instansi lain,” katanya.[]